PRINGSEWU — Pendampingan integrasi pelaksanaan intervensi pencegahan penurunan stunting dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026 di aula Pekon Fajar Agung Kecamatan Pringsewu. Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan koordinasi, konvergensi, serta keterpaduan program melalui penyelarasan perencanaan dan penetapan kegiatan prioritas berbasis kebutuhan serta data sasaran.
Pendamping Lokal Desa (PLD), Nurul Hilal, mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan intervensi pencegahan stunting dapat direncanakan dan dilaksanakan secara lebih terarah.
“Pendampingan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan konvergensi antar-pihak, sehingga perencanaan, pelaksanaan, dan penetapan kegiatan prioritas pencegahan stunting dapat disusun berdasarkan kebutuhan serta data sasaran,” ujar Nurul Hilal.
Dalam kegiatan tersebut, materi pendampingan meliputi penyampaian laporan konvergensi pencegahan stunting sebagai bahan evaluasi terhadap intervensi yang telah dilaksanakan.
Selain itu, dilakukan diskusi terarah mengenai rancangan usulan konvergensi dengan mempertimbangkan kondisi sasaran, kebutuhan intervensi, serta peran masing-masing pihak dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan identifikasi dan penyepakatan usulan kegiatan prioritas pencegahan stunting. Proses ini diarahkan untuk menentukan kegiatan yang perlu diprioritaskan agar intervensi lebih tepat sasaran, terintegrasi, dan dapat dilaksanakan secara efektif sesuai kewenangan serta sumber daya yang tersedia.
Nurul Hilal menambahkan, hasil pendampingan diharapkan dapat menjadi dasar penguatan perencanaan dan pelaksanaan intervensi pencegahan stunting di tingkat pekon.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesepahaman antar-pihak, tersusunnya usulan kegiatan prioritas sesuai kebutuhan, serta ditetapkannya kegiatan prioritas sebagai dasar penguatan intervensi pencegahan stunting di tingkat pekon,” katanya.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pelaksanaan konvergensi pencegahan stunting yang lebih terkoordinasi, berbasis data, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.(*)
No comments:
Post a Comment