SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG DI MEDIA PUBLIKASI TPP KECAMATAN PRINGSEWU, KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG

BERANDA

12 AKSI

12 AKSI

Tuesday, August 11, 2026

TPP Kecamatan Pringsewu Tingkatkan Kapasitas dan Evaluasi Pendampingan Dana Desa 2026


PRINGSEWU — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Pringsewu mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas dan team building yang dirangkaikan dengan evaluasi capaian progres pendampingan di Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Tenaga Ahli Kabupaten dan TPP Kecamatan Pringsewu. Selain bertujuan meningkatkan kapasitas pendamping, kegiatan ini menjadi forum untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, serta hubungan kerja antarpihak dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan terkait team building, khususnya dalam membangun hubungan kerja yang efektif antar pihak. Sinergi dan komunikasi dinilai menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas pendampingan di tingkat kecamatan maupun pekon.

Selain penguatan kapasitas, kegiatan juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi sejumlah progres pendampingan yang sedang berjalan. Evaluasi mencakup penyaluran Dana Desa, pemanfaatan Dana Desa Tahun 2026, pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), serta progres pemutakhiran Indeks Desa Tahun 2026.

Pada aspek penyaluran Dana Desa, evaluasi diarahkan untuk melihat perkembangan penyaluran serta memastikan prosesnya berjalan sesuai ketentuan. Sementara itu, pemanfaatan Dana Desa 2026 menjadi bagian penting dalam memastikan anggaran desa digunakan sesuai perencanaan dan mendukung kebutuhan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.

Pembahasan juga mencakup perkembangan pendampingan BUM Desa, terutama dalam mendorong penguatan kelembagaan dan pengembangan kegiatan usaha agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

Sementara terkait pemutakhiran Indeks Desa 2026, TPP melakukan evaluasi terhadap progres penginputan dan pemutakhiran data sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih ditemui di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, TPP Kecamatan Pringsewu diharapkan memiliki pemahaman dan persepsi yang lebih baik dalam menjalankan tugas pendampingan. Hasil evaluasi juga menjadi bahan untuk menentukan langkah tindak lanjut guna mempercepat pencapaian target pendampingan di wilayah Kecamatan Pringsewu.

Kegiatan berlangsung dalam suasana koordinatif dan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas TPP dalam menjalankan tugas pendampingan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Ditulis oleh: Nurul Hilal 
Pendamping Lokal Desa 

Sunday, August 2, 2026

Pekon Waluyojati Gelar Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Cegah Stunting Tahun 2026


PRINGSEWU – Pemerintah Pekon Waluyojati, Kecamatan Pringsewu, menggelar Musyawarah Pekon (Muspek) Rembuk Stunting Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting di tingkat pekon.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Pekon Waluyojati pada Senin (3/8/2026) ini dihadiri oleh pemerintah pekon, Badan Himpun Pemekonan (BHP), tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, Kader Pembangunan Manusia (KPM), pendamping desa, serta berbagai unsur masyarakat.

Rembuk Stunting merupakan forum musyawarah yang bertujuan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun langkah strategis pencegahan stunting. Melalui forum ini, peserta membahas kondisi terkini, mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi, serta merumuskan program prioritas yang akan dimasukkan ke dalam perencanaan pembangunan pekon.

Kepala Pekon Waluyojati menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menekan angka stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah pekon, kader, serta partisipasi aktif masyarakat.

Dalam musyawarah tersebut, peserta juga menyepakati sejumlah langkah prioritas, di antaranya peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, penguatan kegiatan Posyandu, edukasi gizi bagi keluarga, serta peningkatan sanitasi dan pola hidup bersih dan sehat.

Hasil Rembuk Stunting ini selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan program dan kegiatan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Pekon, sehingga berbagai intervensi pencegahan stunting dapat dilaksanakan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan Rembuk Stunting Tahun 2026, Pemerintah Pekon Waluyojati berharap sinergi seluruh pihak semakin kuat dalam mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting di masa mendatang.(*)

Musrenbangdes Pekon Podomoro Susun RKP 2027, Partisipasi Perempuan Jadi Sorotan

PRINGSEWU — Proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Pekon Tahun Anggaran 2027 di Pekon Podomoro mendapat perhatian dari...